Menu

Mode Gelap
Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9 Piala Golkar Cup di Desa Batur Gading Semarak, Ketua DPRD Probolinggo Oka Mahendra Hadir Bersama Ketua AMPG

Pemerintahan

Sukseskan Program Gresik Cerdas, BAZNAS Gresik Bagikan 1.000 Beasiswa Pelajar

badge-check


					Sukseskan Program Gresik Cerdas, BAZNAS Gresik Bagikan 1.000 Beasiswa Pelajar Perbesar

Gresik — Komitmen untuk mengangkat derajat mustahik menjadi muzakki ditegaskan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam penyaluran bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada masyarakat prasejahtera Kabupaten Gresik, Selasa (05/08).

Pada momen tersebut, BAZNAS Gresik bersama BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan kepada ribuan penerima di berbagai sektor.

“Saya ucapkan terima kasih atas perhatian dari BAZNAS RI dan BAZNAS Jawa Timur untuk Kabupaten Gresik. Tapi perhatian ini harus kita balas dengan upaya bersama. Jangan ada lagi pola pikir mau menjadi mustahik terus-menerus. Kita harus tumbuh, berubah, dan kelak menjadi muzakki,” tegas Bupati Yani.

Pemerintah Kabupaten Gresik, lanjut Bupati Yani, juga sedang menyiapkan skema distribusi BLT melalui sistem uang digital. Melalui sistem ini, penggunaan dana akan bisa dipantau, apakah betul digunakan untuk kebutuhan pendidikan atau justru untuk konsumsi berisiko bahkan judi online.

“Kalau ditemukan penyalahgunaan, bantuannya akan kami evaluasi. Bahkan bisa dihentikan di periode berikutnya,” tambahnya.

Dari penyaluran yang diberikan, bantuan BAZNAS Gresik meliputi tiga sektor utama yakni pendidikan, ekonomi, dan sosial.

Di bidang pendidikan, disalurkan beasiswa pendidikan dasar hingga menengah untuk 720 siswa sekolah dasar, 320 siswa sekolah menengah pertama, dan 100 siswa sekolah menengah atas. Total 1.140 siswa tersebut menerima dukungan langsung dari zakat yang dikelola BAZNAS Gresik.

Untuk jenjang perguruan tinggi, BAZNAS Gresik juga menyalurkan beasiswa kepada 145 mahasiswa. Jumlah tersebut terdiri dari 82 mahasiswa asal Gresik yang kuliah di Gresik dan 63 mahasiswa asal Gresik yang kuliah di luar daerah.

BAZNAS Gresik juga menyalurkan bantuan alat kerja dan rombong untuk pelaku usaha kecil, dengan total nilai Rp763 juta. Program bantuan ekonomi produktif ini, tak lain bertujuan untuk mengangkat kualitas hidup mustahik.

Tidak hanya BAZNAS Gresik, dalam kesempatan ini diberikan juga bantuan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Bantuan tersebut berupa perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) senilai total Rp100 juta dan program peternakan sebesar Rp75 juta.

Di sisi lain, BAZNAS RI menyalurkan program khusus ke wilayah selatan Gresik berupa: Microfinance berbasis desa, Microfinance berbasis masjid, Balai Ternak, BAZNAS Auto, hingga Z-Mart. Keseluruhan bantuan yang diberikan BAZNAS RI tersebut mencapai Rp1,86 miliar.

Ketua BAZNAS Gresik, M. Mujib, menegaskan bahwa seluruh pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dilakukan dengan transparansi berbasis digital. Aplikasi yang dikembangkan BAZNAS Pusat memungkinkan kontrol langsung dari pusat hingga ke daerah.

“Ini bagian dari komitmen kami. Karena itu, selama empat tahun berturut-turut, BAZNAS Gresik mendapat penghargaan dari BAZNAS RI,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan BAZNAS hari ini mendapat sambutan positif oleh masyarakat. Nurhayati Rosdiana, salah satu mahasiswi Institut Al-Azhar Menganti penerima bantuan, menyampaikan rasa syukurnya.

“Saya dapat Rp1,5 juta per semester untuk Uang Kuliah Tunggal (UKT). Ini sangat membantu, tapi masih banyak teman saya yang belum dapat. Semoga penerimanya bisa ditambah,” ujar mahasiswi asal Driyorejo itu.

Hadir dalam kegiatan ini, Pimpinan BAZNAS RI Kolonel (Purn.) Nur Chamdani, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jatim Muhammad Zakki, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, serta beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

 

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan