Menu

Mode Gelap
Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9 Piala Golkar Cup di Desa Batur Gading Semarak, Ketua DPRD Probolinggo Oka Mahendra Hadir Bersama Ketua AMPG

Pemerintahan

Pemkab Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Modern sebagai Investasi Besar untuk Masa Depan Keluarga Prasejahtera

badge-check


					Pemkab Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Modern sebagai Investasi Besar untuk Masa Depan Keluarga Prasejahtera Perbesar

Semarang, 30 November 2025 — Komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menghadirkan layanan pendidikan inklusif dan berkualitas bagi keluarga prasejahtera semakin nyata. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI Robben Rico melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 45 Semarang, Minggu (30/11/2025).

Kunjungan ini sekaligus menjadi langkah strategis Pemkab Gresik untuk mengembangkan Sekolah Keluarga Prasejahtera melalui pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu.

Bupati Gresik menjelaskan bahwa SRT 45 Semarang menjadi model pendidikan nasional yang membuktikan keberhasilan dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berasrama setara SD, SMP, hingga SMA.

“Dari kunjungan ini kita belajar bagaimana masalah dan cara mengatasi Sekolah Rakyat Terintegrasi yang menampung siswa SD hingga SMA. Program serupa dapat direplikasi di Kabupaten Gresik untuk membantu pengentasan kemiskinan secara terpadu melalui pendidikan,” ujar Gus Yani.

Sekolah Rakyat Terintegrasi Gresik akan berdiri di lahan lebih dari 5 hektar dengan total bangunan mencapai 62.577 meter persegi. Fasilitasnya dirancang lengkap sebagai pusat pendidikan modern dan inklusif.

Di dalamnya terdapat 36 ruang kelas, laboratorium akademik, klinik kesehatan, asrama siswa, gedung olah raga, lapangan bulutangkis, keranjang, mini sepak bola, serta jogging track, kawasan hijau sebagai ruang bermain dan ruang pemulihan sosial.

“Kemegahan dan kelengkapan fasilitas ini akan menjadi standar baru pendidikan sosial bagi keluarga prasejahtera di Kabupaten Gresik,” jelasnya. 

Sementara SRT 45 Semarang selama ini dikenal sebagai salah satu program unggulan Kemensos yang menyediakan pendidikan berasrama lengkap dengan laptop untuk guru dan siswa, kurikulum karakter kebangsaan, hingga pendidikan vokasi.

Bupati Gresik berharap praktik-praktik yang baik dari Semarang dapat diterapkan dan dikembangkan sesuai karakter masyarakat Gresik.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang merata,” tegasnya.

Sekjen Kemensos RI, Robben Rico menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata keberpihakan negara kepada mereka yang selama ini tidak menyentuh pendidikan formal.

“Program ini memberi kesempatan kepada mereka yang dulu tidak pernah membayangkan bisa menjadi guru, direktur, atau profesional. Sekolah Rakyat membuat harapan itu hidup kembali,” ujarnya.

Robben menekankan tiga prinsip utama sekolah rakyat adalah memuliakan orang-orang kecil, menjangkau mereka yang belum terjangkau, dan mewujudkan hal-hal yang tampaknya mustahil. Kemensos juga menyediakan 2.600 beasiswa khusus bagi siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

“Masih terdapat 13.864 anak usia 7–12 tahun di Jawa Tengah dan 23.041 anak di Jawa Timur yang belum mengenyam pendidikan. Kehadiran Sekolah Rakyat diyakini menjadi solusi yang sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.”bebernya. 

Visitasi ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, Kepala Dinsos Kota Semarang, Kepala SRT 45 Semarang, jajaran OPD Pemkab Gresik, serta organisasi media massa dari Komunitas Wartawan Gresik (KWG) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik.

 

 

Reporter : Angga Purwancara 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan