Menu

Mode Gelap
Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9 Piala Golkar Cup di Desa Batur Gading Semarak, Ketua DPRD Probolinggo Oka Mahendra Hadir Bersama Ketua AMPG

Pemerintahan

BUMDes Kedanyang Makmur Kembangkan Peternakan Kambing untuk Tingkatkan PADes Gresik

badge-check


					BUMDes Kedanyang Makmur Kembangkan Peternakan Kambing untuk Tingkatkan PADes Gresik Perbesar

Gresik – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kedanyang Makmur, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, mengembangkan usaha peternakan kambing sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

BUMDes yang berdiri pada akhir Agustus 2025 itu mengelola modal awal sebesar Rp20 juta dari pemerintah desa. Dana tersebut digunakan untuk membeli lima ekor kambing jenis Jawa Randu senilai Rp12,5 juta, pembangunan kandang ternak sebesar Rp5 juta, dan sisa dana Rp2,5 juta untuk operasional.

Direktur BUMDes Kedanyang Makmur, Nanda Ferry Abdillah, mengatakan usaha peternakan kambing menjadi salah satu terobosan awal yang dijalankan meski usia BUMDes masih tergolong baru.

“Kegiatan ini kami jalankan untuk meningkatkan PADes Desa Kedanyang. Pengelolaannya kami fokuskan pada peternakan atau pengembangbiakan serta penggemukan atau penggemukan kambing,” ujar Nanda, Senin (15/12/2025).

Ia menjelaskan, pengelolaan ternak melibatkan petani setempat dengan sistem bagi hasil atau gaduh. BUMDes juga memastikan kondisi kesehatan hewan ternak tetap terjaga.

“Kami menjamin kambing yang dipelihara dalam kondisi sehat,” tambahnya.

Lokasi kandang yang berada di sekitar area tambak warga dan bersinggungan sekitar satu kilometer dengan wilayah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan peternakan.

Salah satu petani pengelola kandang, Rif’an Dwi Kurniawan, mengungkapkan kendala utama yang muncul saat musim kemarau, terutama dalam penyediaan pakan ternak.

“Selama ini kami tidak pernah membeli pakan. Kami mengandalkan ramban atau tanaman liar yang ada di sekitar,” ujarnya.

Ke depan, BUMDes Kedanyang Makmur membuka peluang bagi warga yang ingin membeli kambing untuk kebutuhan hajatan maupun kurban, dengan harga yang kompetitif, khususnya bagi warga Desa Kedanyang.

Selain peternakan kambing, BUMDes Kedanyang Makmur juga mengembangkan usaha di bidang kuliner dengan menyediakan aneka jajanan tradisional untuk berbagai kegiatan masyarakat.

Melalui berbagai unit usaha tersebut, BUMDes Kedanyang Makmur diharapkan mampu mendorong kemandirian desa sekaligus meningkatkan PADes Desa Kedanyang.

 

 

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan