Menu ✖

Mode Gelap
Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH Final Golkar Cup 2026 di Batur Meriah, Sepak Bola Dorong Semangat Kebersamaan dan UMKM Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

Pemerintahan

Bawa Dua Penghargaan di Ajang EJIF 2024, Bukti Pemkab Gresik Berhasil Tumbuhkan Ekonomi Berkelanjutan

badge-check


					Bawa Dua Penghargaan di Ajang EJIF 2024, Bukti Pemkab Gresik Berhasil Tumbuhkan Ekonomi Berkelanjutan Perbesar

GRESIK, IniBaruBerita.id – Pemerintah Kabupaten Gresik berhasil meraih penghargaan Investment Opportunity dalam ajang East Java Investment Forum (EJIF) 2024. Penghargaan ini merupakan komitmen Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dalam mendorong investasi berkelanjutan di Kabupaten Gresik.

East Java Investment Forum 2024 diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, di Hotel Westin Surabaya, Kamis (24/10/2024).

Usai menerima penghargaan, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Kepala DPMPTSP Reza Pahlevi, mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dengan berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Sehingga membuka peluang investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ada juga indikator-indikator lain seperti penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan kunjungan wisata. Juga turut memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Kabupaten Gresik,” katanya.

Selain itu, lanjut Bu Min, mempromosikan produk-produk unggulan daerah juga membuka peluang bagi masa depan ekonomi yang lebih inklusif. Ini merupakan suatu sinyal positif bagi iklim investasi, juga akan mempercepat memutuskan para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Gresik.

“Pencapaian ini merupakan buah dari inovasi dan kerja keras semua pihak. Utamanya DPMPTSP Kabupaten Gresik dalam memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanannya kepada para investor,” ungkapnya.

Menurutnya, EJIF merupakan ajang investasi komprehensif yang melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan investor. Ini merupakan upaya untuk mendorong perekonomian melalui investasi, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor baik dari dalam maupun luar negeri.

“Harapannya, dengan adanya investasi ini akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Gresik. Disamping mengejar pertumbuhan ekonomi lewat multiplier effect-nya,” tutup Bu Min.

Pada ajang EJIF 2024, Kabupaten Gresik mendapatkan dua penghargaan masing-masing dari Kementrian Investasi BKPM dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas unit pengolahan ikan bandeng bernilai tambah. Sebagai peluang investasi daerah terpilih. Selain Kabupaten Gresik penghargaan juga diberikan kepada empat kab/kota di Jawa Timur. Di antaranya, Kabupaten Sampang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Malang serta Kota Probolinggo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan