Menu ✖

Mode Gelap
Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH Final Golkar Cup 2026 di Batur Meriah, Sepak Bola Dorong Semangat Kebersamaan dan UMKM Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

Pemerintahan

Keseruan Ibu – Ibu UMKM Desa Randuagung saat Ikuti Pelatihan Bikin Kue Kering

badge-check


					Keseruan Ibu – Ibu UMKM Desa Randuagung saat Ikuti Pelatihan Bikin Kue Kering Perbesar

 

GRESIK, IniBaruBerita.id – Beginilah keseruan aksi membuat kue bagi pegiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Kamis, (24/10/2024).

Terlihat, para pegiat yang didominasi oleh emak emak ini antusias mengikuti pelatihan membuat kue kering yang diadakan oleh pemerintah desa, bekerjasama dengan Tim Vokasi Gresik. Usai diberi pelatihan, para peserta langsung mempraktekan cara membuat kue kering yaitu kue Klepon Kukis, dan Marble Cupcake.

“Seru, para pegiat UMKM di Randuagung yang banyak emak emak ini dilatih buat kue kering oleh tim Vokasi Gresik bu Hartini”kata Kepala Desa Randuagung, Khambali, Jumat (25/10/2024).

“Kegiatan ini merupakan pelatihan pembuatan kue kering, khusus bagi UMKM yang ada di desa Randuagung” ujarnya.

Kepala desa mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti antusias para pegiat UMKM lantaran ada 225 UMKM yang tercatat didesa ini.

“itu baru yang tercatat, dan UMKM yang belum tercatat masih banyak dan terus berkembang lantaran dampak lingkungan di desa ini banyak tempat tempat bisnis, dan menjadi sentra perekonomian komersial sehingga menjadikan desa Randuagung jujugan untuk membuat usaha” terangnya.

Pemerintah Desa pun peduli dengan UMKM lantaran menjadi roh dan pilar utama dari perekonomian yang ada didesa.

“meskipun juga ada BUMN yang ada didesa, tapi UMKM menjadi lebih penting lantaran bisa menjadi sumber utama penghasilan warga, sekaligus membuka lapangan kerja baru” tambahnya.

Selain pelatihan langsung atau praktek bagi UMKM dibidang kuliner, Pemerintah desa juga menyelenggarakan pelatihan digital marketing serta cara berjualan terkini seperti melalui medsos, dll.

Selain UMKM dibidang kuliner, juga banyak UMKM dibidang lainnya seperti pembuatan Kopyah, Tas, serta kerajinan tangan yang ada didesa Randuagung.

Harapannya, dengan adanya pelatihan UMKM, UMKM desa bisa berkembang dan bisa memenuhi ketahanan pangan serta mengurangi pengangguran yang ada didesa.

Selain dihadiri Kepala Desa Randuagung, Khambali, serta perangkat desa dan pegiat UMKM, turut hadir pada kegitan ini ketua penggerak PKK kecamatan Kebomas, Ibu Wahyu Tri Joko Efendi, serta tim Vokasi Kabupaten Gresik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan