Menu

Mode Gelap
Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9 Piala Golkar Cup di Desa Batur Gading Semarak, Ketua DPRD Probolinggo Oka Mahendra Hadir Bersama Ketua AMPG

Pemerintahan

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan atas Konsistensi Jalankan Reforma Agraria

badge-check


					Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan atas Konsistensi Jalankan Reforma Agraria Perbesar

Jakarta — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih penghargaan CNN Indonesia Award 2025 untuk kategori Rural Development & Regional Equity. Penghargaan itu diberikan atas komitmen lembaga tersebut dalam menjalankan program Reforma Agraria yang dinilai berkontribusi terhadap pemerataan ekonomi dan pembangunan pedesaan.

Penghargaan diserahkan dalam acara CNN Indonesia Award 2025 di Kuningan, Jakarta, Jumat (31/10/2025) malam. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, hadir langsung menerima penghargaan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada CNN Indonesia atas apresiasi ini. Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN di pusat dan daerah atas kerja keras dan pelayanannya,” ujar Ossy usai acara.

Program Kampung Reforma Agraria menjadi salah satu inovasi yang mendapat perhatian. Program ini dinilai sebagai model pengelolaan tanah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Melalui program tersebut, ATR/BPN tidak hanya melaksanakan redistribusi dan sertipikasi tanah, tetapi juga mendorong pemanfaatan lahan agar lebih produktif.

“Reforma Agraria ini menjadi salah satu program prioritas. Kami ingin memastikan kepemilikan lahan lebih seimbang dan lahan-lahan yang ada benar-benar produktif,” kata Ossy.

Selain fokus pada pemerataan ekonomi desa, ATR/BPN juga tengah mempercepat transformasi digital di bidang pertanahan dan tata ruang. Digitalisasi layanan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menekan potensi sengketa agraria.

“Kami sedang melakukan transisi dari sistem analog ke digital. Dengan dukungan masyarakat dan lembaga terkait, kami yakin digitalisasi ini akan meminimalkan sengketa dan konflik pertanahan di Indonesia,” ujarnya.

Ossy menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Reforma Agraria dan transformasi digital membutuhkan partisipasi publik. “Kami berharap masyarakat terus memberi dukungan dan kritik yang membangun agar pelayanan pertanahan semakin cepat, transparan, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

 

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan