Menu

Mode Gelap
Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9 Piala Golkar Cup di Desa Batur Gading Semarak, Ketua DPRD Probolinggo Oka Mahendra Hadir Bersama Ketua AMPG

Politik

Wisman Naik di Tengah Tekanan Global, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Sektor Domestik

badge-check


					Wisman Naik di Tengah Tekanan Global, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Sektor Domestik Perbesar

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, mengapresiasi kinerja Kementerian Pariwisata yang dinilai berhasil menjaga pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di tengah tekanan ekonomi dan geopolitik global. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Pariwisata pada Selasa (3/6/2026).

Nila menyebut, peningkatan jumlah kunjungan wisman pada kuartal pertama 2026 menjadi sinyal positif bagi citra dan daya saing pariwisata Indonesia di pasar global. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan sektor pariwisata nasional tetap memiliki daya tarik kuat meski dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi dunia.

“Di saat kondisi ekonomi global sedang tidak mudah dan nilai tukar rupiah menghadapi tekanan, pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara menjadi sinyal positif bahwa daya tarik pariwisata Indonesia tetap kuat di mata dunia,” ujarnya.

Ia menilai, berbagai upaya promosi dan pengembangan destinasi yang dilakukan pemerintah mulai menunjukkan hasil. Kepercayaan wisatawan asing untuk berkunjung ke Indonesia dinilai tetap terjaga di tengah situasi global yang belum sepenuhnya stabil.

Lebih lanjut, Nila menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Selain menghasilkan devisa, sektor ini juga mampu menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi lainnya melalui efek pengganda (multiplier effect).

Karena itu, ia mendorong agar tren pertumbuhan wisman terus dijaga melalui peningkatan kualitas destinasi, kemudahan aksesibilitas, serta penguatan daya saing pariwisata nasional.

“Pariwisata merupakan salah satu sektor yang terbukti memiliki efek pengganda yang besar bagi perekonomian. Momentum pertumbuhan wisman ini harus terus dijaga dan diperkuat,” katanya.

Meski demikian, Nila mengingatkan pentingnya penguatan pasar wisatawan nusantara sebagai penopang sektor pariwisata. Menurutnya, keseimbangan antara pasar internasional dan domestik menjadi kunci keberlanjutan pariwisata nasional.

“Ke depan, kita ingin melihat pariwisata Indonesia semakin kuat, baik di pasar global maupun domestik. Jika kunjungan wisatawan asing terus tumbuh dan wisatawan nusantara juga bergerak aktif, maka sektor ini akan menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin kokoh,”tutupnya.

 

 

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Piala Golkar Cup di Desa Batur Gading Semarak, Ketua DPRD Probolinggo Oka Mahendra Hadir Bersama Ketua AMPG

4 September 2026 - 07:32 WIB

DPRD Kabupaten Probolinggo Gelar RDP, Telusuri Dugaan Kejanggalan Dana PIP SDN 2 Sokaan

21 Agustus 2026 - 16:03 WIB

DPR RI Minta Penataan PPPK Tak Mengabaikan Guru Madrasah Swasta

21 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Fotonya Mendadak Viral Jadi Cabup Gresik, H. Nadlir Akhirnya Buka Suara hingga Sebut Bupati Gus Yani

16 Juni 2026 - 02:34 WIB

Sinergi DPRD Gresik dan KWGe, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Poros Desa

1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Trending di Politik