Menu ✖

Mode Gelap
7 OPD Pemkab Probolinggo Transaksikan Rp691 Juta ke Satu Penyedia, Pengadaan Jadi Sorotan JKN Probolinggo Turun Drastis, Rendra Soroti Nasib Warga Miskin Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah dari Rumah, Alfiana Firda Afnaini Salurkan Bak Sampah ke Lima Desa Kenalkan Dunia Parlemen Sejak Dini, TK Tunas Bangsa Kunjungi Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo Golkar Probolinggo Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput Lewat Rakerda dan Pelantikan Massal Pengurus Kecamatan Tuntas 100 Persen! LPJ LDNU Gresik Buktikan Sukses Besar Dakwah Aswaja Selama 5 Tahun

Ekonomi

Strategi ESG JIIPE, Padukan Data Sains dan Rehabilitasi Pesisir Kalimireng

badge-check


					Strategi ESG JIIPE, Padukan Data Sains dan Rehabilitasi Pesisir Kalimireng Perbesar

Gresik – Pengelolaan lingkungan berbasis data dan monitoring jangka panjang kini menjadi faktor utama yang menentukan daya saing kawasan industri, di samping kesiapan infrastruktur dan utilitas. Pendekatan ilmiah ini diperlukan agar kebijakan pemulihan lingkungan dapat berjalan objektif dan berkelanjutan.

​Hal tersebut mengemuka dalam forum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang digelar oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengelola Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Gresik, Selasa (30/6/2026). Forum ini mempertemukan Pemerintah Kabupaten Gresik, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat pesisir.

​Guru Besar Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga, Prof. Eddy Setiadi Soedjono, menjelaskan bahwa kondisi lingkungan di kawasan industri maupun pesisir bersifat kompleks dan tidak bisa dinilai secara instan.

​”Perubahan kualitas perairan, kondisi ekosistem pesisir, maupun produktivitas sumber daya perikanan dipengaruhi banyak faktor yang saling berinteraksi. Oleh karena itu diperlukan monitoring jangka panjang, data berkala, serta kajian multidisiplin,” ujar Prof. Eddy.

​Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan pentingnya aksi nyata yang kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk dalam memberikan jaminan sosial bagi nelayan dan rehabilitasi pesisir.

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, turut mengapresiasi langkah JIIPE dalam menerapkan sistem monitoring konsisten yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021, serta aksi penanaman mangrove di kawasan Kalimireng untuk mencegah abrasi.

​Selain fokus pada data, peringatan tersebut juga diisi dengan aksi nyata pelepasan 1.000 benih ikan, 100 benih kepiting, serta penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan Kalimireng.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik, Arief Witjaksono, berharap langkah ini dapat meningkatkan produktivitas tangkapan nelayan sekitar agar tidak perlu melaut terlalu jauh.

​Dukungan terhadap kelestarian ekosistem ini juga diamini oleh perwakilan masyarakat pesisir, Isharul, dan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik, Hamzah Takim.

​Di sisi infrastruktur, JIIPE saat ini telah mengoperasikan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) untuk mengelola limbah domestik kawasan.

Pihak pengelola mengonfirmasi bahwa fasilitas tersebut kini sedang dikembangkan menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) demi meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah secara mandiri.

​Direktur PT BKMS, Bambang Soetiono, menegaskan bahwa pemenuhan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) telah menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan.

​”Ke depan, daya saing kawasan industri tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan investasi, tetapi juga oleh kredibilitas tata kelola lingkungannya,” kata Bambang.

 

Reporter : Angga Purwancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ismail Syadam Bahri Hadiri Final PKM Nasional di Universitas Wiraraja, Perkuat Kiprah BOSA JASA

24 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Izin Toko Basmalah Pajarakan Dipertanyakan, Tak Tercatat di OSS Probolinggo

10 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Gressmall Waspadai Daya Beli Pengunjung di Tengah Kenaikan Harga BBM

15 Juni 2026 - 06:51 WIB

Tekan Biaya Produksi, Gapoktan Wirajaya Leces Sukses Terapkan Teknologi Nitrobakter dan Jadam Sulfur

4 Juni 2026 - 02:11 WIB

Wilmar Nabati Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan 19.640 Kg Sembako untuk Masyarakat Gresik

16 Maret 2026 - 07:29 WIB

Trending di Ekonomi