Menu ✖

Mode Gelap
Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH Final Golkar Cup 2026 di Batur Meriah, Sepak Bola Dorong Semangat Kebersamaan dan UMKM Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

Pemerintahan

Pemdes Ketanen Panceng Sulap Bekas Tambang Galian Batu Kapur Jadi Wisata Dino Gunung Pundut

badge-check


					Pemdes Ketanen Panceng Sulap Bekas Tambang Galian Batu Kapur Jadi Wisata Dino Gunung Pundut Perbesar

 

GRESIK, IniBaruBerita.id – Satu lagi tempat wisata keren lahir dari rahim Bumi Pantura Gresik. Kini, masyarakat Gresik disuguhkan dengan hadirnya Dino Park Wisata Gunung Pundut (WGP) Desa Ketanen, Kecamatan Panceng.

Dengan mengusung konsep zaman batu, wisata bekas tambang kapur ini berisi replika berbagai jenis Dinosaurus bermacam ukuran dan mampu bergerak serta mengeluarkan suara. Mulai parasaurolophus, pteranodon, t-rex, dan banyak lagi.

Tak sampai di situ, para pengunjung dapat juga menaiki wahana motor dino dan dokar dino, berkeliling wisata sambil menikmati keindahan batu kapur. Ada juga kolam renang untuk anak-anak.

Dan hari ini, Sabtu (19/10/2024), Siswa-Siswi MTs Muhammadiyah 7 kelas 9 Pantenan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik mulai pukul 08.05 WIB melakukan tugas Bahasa Indonesia di Wisata kebanggaan masyarakat Panceng ini. Para siswa diminta untuk mencatat asal usul, jenis, dan kehidupan Dinosaurus.

Menurut salah satu siswa, Dani, tugas ini sangat menarik, karena bisa sekaligus rekreasi, menyatu dengan alam. Harapan siswa akan ada lagi kegiatan seperti ini dengan tempat dan tugas yang berbeda.
“Tugas penulisan terkait Dino sudah sering dilakukan banyak sekolah dari wilayah Gresik,” ungkap Ishak sang Manager Wisata.

Wisata Dino Gunung Pundut juga menawarkan wahana kolam renang, wahana air naik perahu, dokar dan motor Dino serta air terjun. Selain itu, yang suka dengan tantangan bisa memilih outbond untuk anak TK/MI dengan pemandu, jadi aman untuk diikuti.

Ada juga area perkemahan/camping di dalam area wisata, sehingga banyak pilihan dan pangsa pasar untuk menikmati wisata. Untuk yang menyukai aktivitas membaca bisa memilih ke Perpustakaan Mini dengan bahan bacaan terkait Dino.

Paling banyak pengunjung di hari Jumat, Sabtu dan Minggu selain hari libur. Pengunjung datang dari berbagai Kota/Kabupaten, tidak hanya dari warga Gresik sendiri.

Pengelola wisata terdiri dari unsur Pokdarwis dan masyarakat. Adanya wisata ini membantu ekonomi masyarakat juga, karena pekerja diambil dari Desa Ketanen sendiri. Kreativitas dalam menambah ornamen juga menjadi daya tarik tersendiri karena dibuat oleh pengelola secara gotong royong.

Taufik, selaku Ketua Pokdarwis Ketanen, berharap ke depan wisata ini menjadi lebih banyak kreativitasnya, menjadikan Desa Ketanen sebagai Desa Wisata karena banyak potensi di Desa yang bisa digarap. Terdapat beberapa Sendang di sana, yaitu Sendang Pundut, Sendang Ketanen dan Sendang Lemah Ireng, yang ketiganya bisa dijadikan wisata terapi. Belum potensi lainnya, baik itu kerajinan limbah bonggol jagung dengan nama usaha KIK, Sedekah Bumi yang rutin diadakan setiap tahun serta masih banyak lagi lainnya.

Kepala Desa (Kades) Ketanen Panceng Mat Rofik, S.Ag mengaku bersyukur, karena hadirnya Dino Park Wisata Gunung Pundut (WGP) kian menjadi daya tarik wisata yang semakin banyak diserbu pengunjung. Dijelaskan Kades, Dino Park WGP sendiri, sudah di soft opening pada bulan Juni lalu.

“Meski masih proses pembangunan, namun wisata yang memilili luas lahan 2,8 hektare ini sudah banyak pengunjung dari berbagai wilayah. Baik dari Gresik, Kabupaten Lamongan, hingga Kabupaten Sidoarjo. Kami targetkan akhir tahun 2024 sudah bisa grand opening,” pungkasnya.

Tertarik untuk berkunjung? Dino Park Wisata Gunung Pundut (WGP) Desa Ketanen, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, buka setiap hari mulai pukul 8.30 WIB – 17.00 WIB. Adapun tiket masuk Rp5 ribu. Sementara tarif naik dokar dino Rp15 ribu dan motor dino Rp10 ribu. Wes pokok dijamin Seru, Eksotik, dan Istimewa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan