Menu ✖

Mode Gelap
Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH Final Golkar Cup 2026 di Batur Meriah, Sepak Bola Dorong Semangat Kebersamaan dan UMKM Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

Pemerintahan

Jalankan Program Ketahanan Pangan, Desa Banjarsari Manyar Sukses Budidaya Ayam Petelur

badge-check


					Jalankan Program Ketahanan Pangan, Desa Banjarsari Manyar Sukses Budidaya Ayam Petelur Perbesar

 

GRESIK, IniBaruBerita.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Banjarsari Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, sukses berhasil membudidayakan ternak ayam petelur yang dikelola melalui kelompok warga. Sekretaris Desa (Sekdes) Banjarsari Syafi’uddin Al Ghozi menerangkan ternak ayam petelur ini merupakan salah satu program ketahanan pangan di desanya, yang baru berjalan kurang lebih enam bulan.

Jumlah bantuan anggaran tahun 2024 yang diambilkan dari dana desa (DD) sebesar 180 juta untuk pembuatan kandang, pakan dan pembelian 400 ekor ayam.

“Alhamdulillah, program baru yang berjalan selama kurang lebih enam bulan telah menunjukkan hasil positif. Produksi harian mencapai sekitar 20 kg telur per hari,” ungkap Syafi’uddin Al Ghozi, saat dikonfirmasi dikandang ayam petelur. Senin (28/10/2024)

Meski sudah mampu memproduksi hingga 20 kg telur ayam per hari, namun dikatakan Syafi’uddin, jumlah tersebut belum bisa memenuhi permintaan konsumen, dan memilih dijual kewarga yang membutuhkan.

’’Karena program ketahanan pangan, jadi hasil panen telur kita pasarkan ke masyarakat dengan harga lebih murah dari harga pasaran karena telur tersebut untuk pemenuhan gizi,”katanya.

Pengelolaan ternak ayam petelur ini langsung ditangani oleh warga yang memang sudah dilatih sebelumnya. Sehingga, mutu dan kualitas telur yang dipasarkan sangat bagus.

’’Jadi untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendongkrak perekonomian juga dengan pemberdayaan tenaga kerja dari masyarakat desa sendiri,’’ungkapnya.

Melihat usaha yang dirasa menghasilkan ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Manyar berencana menambah usaha tersebut.

“Karena dirasa menghasilkan, inzaallah tahun depan kita tambah lagi, selain itu kita bisa memanfaatkan warga untuk mengelolanya.”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan