Menu

Mode Gelap
Kepala Kemenhaj Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sururi sebagai Ketua DPD FK KBIHU Gresik  Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo Rayakan HUT ke-79, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Bersama LBH Justisia Arunakara Desak Kepala BPPKAD Probolinggo Buka Penjelasan Soal Dugaan Insentif Pajak Rp560 Juta Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh Reno Handoyo Jadi Satu-satunya Pendaftar Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, Panitia Tegaskan Tak Ada Pendaftaran Susulan Pembangunan Gedung SMPI Tarbiayatul Hasan Disorot, Kepala Sekolah Mengaku Tak Dilibatkan

Politik

Ketua Tim Paslon Gus Haris dan Ra Fahmi Kritik Keras KPU Probolinggo

badge-check


					Ketua Tim Paslon Gus Haris dan Ra Fahmi Kritik Keras KPU Probolinggo Perbesar

PROBOLINGGO – Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Gus Haris dan Ra Fahmi, mengkritik keras kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo yang memutuskan untuk memindahkan lokasi debat putaran kedua Pilkada Kabupaten Probolinggo pada 2 November 2024.

Debat yang sebelumnya direncanakan berlangsung di Kabupaten Probolinggo, tepatnya di kawasan Lereng Gunung Bromo, kini akan digelar di Surabaya.

Mahdi, Ketua Tim Pemenangan Paslon Gus Haris dan Ra, menyayangkan keputusan tersebut, karena lokasi di Kabupaten Probolinggo diyakini mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pelaku UMKM ini bisa meraih pendapatan lebih jika debat dilaksanakan di Probolinggo. Dengan perpindahan ini, kesempatan itu hilang,” ujar Mahdi, Kamis 31 Oktober 2024.

Mahdi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, menekankan bahwa kondisi keamanan di Probolinggo selama Pilkada tetap kondusif, sehingga tak ada alasan jelas untuk memindahkan acara debat.

“Selama ini, tidak ada gesekan yang berarti antar pendukung paslon,” tambahnya.

Kekecewaan Mahdi semakin besar karena KPU Kabupaten Probolinggo tidak memberikan alasan jelas terkait pemindahan tersebut. “Kami menyayangkan ketidakonsistenan KPU Kabupaten Probolinggo dalam hal ini,” ujar Mahdi.

Sebelumnya, diketahui bahwa KPU Kabupaten Probolinggo secara resmi memindahkan lokasi debat dari Kecamatan Sukapura, Probolinggo, ke Ballroom Hotel Grand Swiss, Jalan Darmo, Surabaya.

Hal ini diumumkan oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Probolinggo, Bayu Rizky Pramudya Ersandhi.

Bayu menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui rapat pleno bersama komisioner KPU Probolinggo dan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian dan perwakilan Kecamatan Sukapura.

“Awalnya, debat direncanakan di Kecamatan Sukapura, namun setelah pertimbangan matang, lokasi dipindahkan ke Surabaya demi keamanan dan kenyamanan semua pihak,” ujar Bayu, Kamis, 31 Oktober 2024.

  • Debat ini akan mempertemukan dua paslon, yakni pasangan nomor urut 1 Zulmi Noor Hasani-Abd. Rasit dan pasangan nomor urut 2 M. Haris-Fahmi, pada Sabtu malam, 2 November 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Fotonya Mendadak Viral Jadi Cabup Gresik, H. Nadlir Akhirnya Buka Suara hingga Sebut Bupati Gus Yani

16 Juni 2026 - 02:34 WIB

Wisman Naik di Tengah Tekanan Global, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Sektor Domestik

5 Juni 2026 - 12:51 WIB

Sinergi DPRD Gresik dan KWGe, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Poros Desa

1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Kartini Masa Kini, Nila Yani Dorong Kebijakan yang Menyentuh Perempuan

27 April 2026 - 07:20 WIB

Kalah dari Thailand dan Vietnam, Nila Yani Kritik Keras Harga Tiket Maskapai Mahal dan Layanan Buruk

2 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Politik