Menu

Mode Gelap
Pegawainya Viral di Medsos, Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik : Masalah Pribadi dan Kita Tarik dari Pelayanan Diduga Oknum Penyidik Polres Probolinggo Tidak Profesional Dinilai Merendahkan Profesi LBH Final Golkar Cup 2026 di Batur Meriah, Sepak Bola Dorong Semangat Kebersamaan dan UMKM Hampir Tiga Tahun Menanti Akta Tanah, Warga Banyuanyar Tengah Minta Kepastian Festival Antikorupsi Meriah, Dugaan Honor Paskibraka Masih Menggantung DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

Pemerintahan

Jelang Pilkada, Korem 083/Bdj dan Instansi Terkait di Lumajang Gelar Latihan Penanganan Konflik Sosial

badge-check


					Jelang Pilkada, Korem 083/Bdj dan Instansi Terkait di Lumajang Gelar Latihan Penanganan Konflik Sosial Perbesar

 

LUMAJANG, IniBaruBerita.id – Korem 083/Bdj memulai Latihan Penanganan Konflik Sosial Tahun 2024 yang digelar di Kodim 0821 Lumajang. Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan sinergi antar instansi dalam menghadapi potensi konflik sosial, terutama menjelang masa pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang rawan ketegangan, Selasa (12/11/2024).

Komandan Korem 083/Bdj, Kolonel Inf Setyo Wibowo, S.I.P., M.Sos., menjelaskan bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan situasi sosial-politik saat ini.

“Latihan ini selaras dengan kondisi terkini, terutama dengan adanya Pilkada yang berpotensi memunculkan konflik sosial. Kami mengusung tema Penanganan Konflik Sosial untuk mempersiapkan personel menghadapi berbagai skenario yang mungkin terjadi,” ungkap Kolonel Setyo

Latihan yang berlangsung selama lima hari ini melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk TNI jajaran Kodim Lumajang, Polres Lumajang, Pemerintah Daerah, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya. Para peserta akan mengikuti berbagai simulasi penanganan konflik yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis dan koordinasi lapangan dalam mengatasi potensi gangguan keamanan.

Kolonel Setyo menekankan pentingnya sinergi dan kerjasama antarinstansi dalam menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, latihan ini bukan hanya untuk memperkuat kemampuan teknis, tetapi juga untuk mempererat hubungan lintas sektoral.

“Sinergi antara TNI, Polri, dan instansi pemerintahan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas selama masa Pilkada. Koordinasi yang baik akan mempercepat respons dan pengambilan keputusan saat menghadapi potensi konflik,” tambahnya.

Dengan latihan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam situasi nyata, sehingga keamanan dan ketertiban di wilayah Lumajang dapat terjaga dengan baik selama masa Pilkada. (Ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Probolinggo Setujui P-APBD 2026, Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Masyarakat Jadi Prioritas

10 September 2026 - 04:19 WIB

RDP DPRD Probolinggo Soroti Dampak Jalur Alternatif Selama Renovasi Jembatan Curah Bubur

9 September 2026 - 13:45 WIB

Data Desil Berubah, Gus Haris Soroti Ketidaktepatan Data: Anggota DPR Desil 2, Nenek Sepuh Desil 9

9 September 2026 - 13:38 WIB

SILPA Tinggi dan BTT Hampir Habis, Pemkab Probolinggo Berjanji Benahi Pengelolaan APBD

3 September 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Curah Bubur Ditutup Total, DPRD Probolinggo Soroti Keselamatan Warga di Jalur Alternatif

3 September 2026 - 03:05 WIB

Trending di Pemerintahan