Menu ✖

Mode Gelap
Air PDAM Kembali Mengalir di Malasan Wetan, Warga Apresiasi Pengawalan Komisi II DPRD Probolinggo 7 OPD Pemkab Probolinggo Transaksikan Rp691 Juta ke Satu Penyedia, Pengadaan Jadi Sorotan JKN Probolinggo Turun Drastis, Rendra Soroti Nasib Warga Miskin Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah dari Rumah, Alfiana Firda Afnaini Salurkan Bak Sampah ke Lima Desa Kenalkan Dunia Parlemen Sejak Dini, TK Tunas Bangsa Kunjungi Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo

Pendidikan

Dispendik Gresik Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Peringatan Hari Guru Nasional

badge-check


					Dispendik Gresik Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Peringatan Hari Guru Nasional Perbesar

Gresik — Peringatan Hari Guru Nasional di Kabupaten Gresik berlangsung semarak dan sarat apresiasi. Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan kembali komitmennya meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru sebagai bagian dari upaya mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik, Hariyanto, dalam berbagainya memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi para guru yang terus berjuang mencerdaskan anak bangsa. 

“Kami memberikan penghargaan dan penghargaan atas kontribusi guru.Semoga momentum ini memantik semangat guru dalam mendedikasikan dirinya bagi pendidikan,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Hariyanto juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gresik atas dukungan penuh terhadap dunia pendidikan, termasuk berbagai program peningkatan kompetensi dan kesejahteraan. Ia menyebut sebanyak 1.000 penghafal Al-Qur’an kini menempuh pendidikan di kelas tahfiz yang semakin diminati. 

Selain itu, guru honorer (GTT) kini dapat mengikuti berbagai program pelatihan, seiring hampir seluruh GTT di Gresik berhasil diangkat menjadi ASN PPPK yang terdiri dari 2.086 PPPK penuh dan 670 PPPK paruh waktu, dengan total 2.756 orang,”bebernya.

Pemkab Gresik juga memberikan insentif bagi guru PAUD dan guru swasta. Tahun ini guru swasta menerima Rp7,2 juta per tahun melalui anggaran sebesar Rp30 miliar, dengan total penerima mencapai 3.982 guru.

Di bidang infrastruktur pendidikan, Kadispendik menyebut kondisi ruang kelas semakin membaik. Pada tahun 2025, tinggal 9% atau sekitar 760 ruang kelas yang berstatus rusak, sementara 8.324 ruang lainnya telah dinyatakan baik. 

“Tahun depan ditargetkan 765 ruang dapat diperbaiki, termasuk 345 ruang guru, dan sisanya akan diselesaikan pada tahun 2026,”ucapnya. 

Sementara untuk memperkuat karakter pendidikan, Hariyanto menegaskan penting hadirnya “generasi Qurani” di Gresik. “Harapannya Gresik semakin aman. BMT hari ini juga memberikan doorprize umroh gratis untuk para guru,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menegaskan peran penting guru dalam keberhasilan peserta didik. Ia juga menyoroti tantangan baru dalam pendidikan, seperti berkurangnya minat anak pada permainan lapangan serta semakin lamanya waktu penggunaan gadget. Menurutnya, hal ini perlu diatasi melalui kolaborasi. 

“Pemda terus berupaya memberikan pendidikan yang menyenangkan dengan rasa aman dan nyaman. Transformasi digital, termasuk penguatan laboratorium digital, harus didorong,” jelasnya.

Bupati juga memastikan bahwa anggaran pendidikan, termasuk BOSDA, tetap aman pada tahun 2026 meskipun terjadi penyesuaian APBD. Pemkab juga mendorong peningkatan inovasi pendidikan dan kualitas pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. 

Pada acara puncak, undian umroh khusus guru menjadi perhatian para peserta. Dua guru yang beruntung memperoleh hadiah umroh tersebut yaitu Muhammad Fuad Muzayyinul dan Umi Azizah.

Peringatan Hari Guru Nasional di Gresik tahun ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga komitmen nyata pemerintah dalam memperkuat fondasi pendidikan menuju Generasi Emas 2045.

 

 

Reporter : Angga Purwancara 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kenalkan Dunia Parlemen Sejak Dini, TK Tunas Bangsa Kunjungi Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo

4 November 2026 - 11:12 WIB

DPRD Kabupaten Probolinggo Dorong Penguatan Literasi, Perjuangkan Bantuan Buku untuk 98 Perpustakaan

29 Oktober 2026 - 12:51 WIB

AMPP Soroti Proyek Sekolah Rp1,15 Miliar Belum Terealisasi, Desak Bupati Evaluasi Kadis Dikdaya

16 Oktober 2026 - 01:21 WIB

Lewat ORASI, Siswa UPT SMPN 1 Gresik Belajar Bisnis hingga Profesi Kesehatan

15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Program Revitalisasi KB Ihyaul Islam Prasi Disorot, Pihak Sekolah Sayangkan Framing Berlebihan

9 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Trending di Kebudayaan